Pasar Usang - Batang Anai Kab. Padang Pariaman

Connect width linked

linked

Like Us on Facebook

Facebook

(0751) 471081, 471082

E-mail : yayasanwawasanislamindonesia@gmail.com

triangle
About Us

Kisah Dibalik Keseruan Tur Pramuka Pesantren Hamka Ke Lembah Harau

Kisah Dibalik Keseruan Tur Pramuka Pesantren Hamka Ke Lembah Harau

Beberapa waktu lalu, kami mendapat informasi adanya sebuah rencana pimpinan pesantren untuk mengajak semua santri putra & putri melakukan perjalanan study wisata ke Lembah Harau. Mendengar informasi ini saya dan teman-teman sangat senang karena memang kami sudah lama tidak melakukan perjalanan bersama-sama. Sebahagian besar teman-teman mendukung rencana pimpinan ini.

Semula direncanakan berangkat tanggal 24 Agustus 2016. Tapi karena sesuatu dan lain hal, ditangguhkan dan digeser ke tanggal 6 Oktober 2016.

Harau adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Indonesia. Di Kecamatan ini terdapat ibukota Kabupaten Lima Puluh Kota, yaitu Sarilamak.

Lembah Harau memiliki sekitar 5 air terjun, yaitu 1 air terjun di Akar Berayun dan 4 air terjun yang ada di Sarasah Bunta. Air terjun tersebut mempunyai air yang sangat jernih dan dingin. Dan Lembah Harau itu lah yang kami santri dan santriwati Pesantren Hamka akan tuju.

Malam sebelum berangkat ke Lembah Harau, kami diintruksikan untuk mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan di Lembah Harau.Tanpa pikir panjang, kami langsung bergegas menuju lemari masing-masing untuk mempersiapkan segala sesuatu. Esoknya kami dibangunkan untuk melaksanakan sholat subuh, setelahnya kami langsung mandi  lalu menuju ruang makan.

Persiapan Keberangkatan

Akhirnya sekitar pukul 06.30 WIB, 9 bus yang akan digunakan datang secara bersamaan dan berbaris rapi sesuai dengan nomor urutnya. Wajah gembira dan tak sabaran pun terpancar dari seluruh keluarga besar Pesantren Hamka untuk memulai perjalanan pramuka yang menyenangkan dan bisa jadi hanya ada di tahun ini.

Sebelum bus berangkat, semua pendamping dan para santri dan santriwati sudah menyiapkan perlengkapan baik untuk di perjalanan maupun di Lembah Harau, mulai dari kantong kresek, obat-obatan, bekal, dsb.

Tak lama kemudian, mesin bus pun dihidupkan dan para penumpang naik ke bus masing-masing sambil berdoa sebelum perjalanan dimulai. Alunan musik penyemangat menemani perjalanan kami, dengan semangat pramuka yang berkobar kami berangkat.

Perjalanan Menuju Lembah Harau

Kami berangkat menuju lembah harau pukul 07.00 WIB. Kami sangat senang akan hal ini. Untungnya di dalam bus terdapat peralatan karaoke, itu menambah nilai plus perjalanan kami. Di sepanjang perjalanan, kami selalu menyanyi, menyanyi dan menyanyi. Namun, di perjalanan juga masih ada yang mabuk darat, itu membuat kami semua ikut terpancing, kecuali aku tentunya (hehehe). Di perjalanan, apalagi ketika memasuki daerah Kabupaten Lima Puluh Kota, waoww, pemandangannya sungguh menakjubkan. Udara segar menusuk hidung, entah bagaimana, padahal semua kaca bus tertutup.. ah, aku baru menyadari itu adalah AC yang sepertinya sengaja ditempel pada atap bagian dalam bus, mungkin juga untuk mengelabui kami, tapi perlu diingat artikel ini bukan membahas tentang AC (:D). akhirnya kami memasuki lembah harau pukul 11.35 WIB. Perjalanan yang melelahkan, namun mengasyikkan. dan insyaALLAH takkan terlupakan.

Di Lembah Harau

“yeey!!! akhirnya sampai juga di lembah harau”, sorak santri putri..

Semua berhamburan keluar dari mobil. Hingga ada yang ingin ke toilet terus menerus.
“ngumpul.. ngumpul.. kita berbaris dulu" intruksi dari kakak pramuka.
Mendengar hal itu, kami berlarian menuju sumber suara, “SIAPPPP GERAK!!” perintah kakak pramuka. Kami mengikuti instruksi tersebut. Setelah berlangsungnya baris-berbaris, kami di instruksikan untuk segera memasuki mobil kembali, yeah, menuju rute setelahnya, tempat acara inti akan dimulai. Ternyata baris-berbaris tadi hanya untuk mengerjai kami. ah, sial.
sesampai kami di tempat tujuan terakhir di Lembah Harau, semua santri putri berdecak kagum, “wowww indah banget, masyaAllah”, hingga ada yang menangis, mungkin karena haru bahagia melihat keindahan alam di harau, sejuk,. Penduduknya tampak damai tinggal disini. TOA pun berbunyi hingga kami berhenti untuk merasakan dinginnya udara, kakak pramuka meinstruksikan agar berbaris di sumber suara, setelahnya kami akan perang yel-yel. Sebelum perang yel-yel, kami disuruh melingkar. Kakak pramuka menanyakan yel-yel kami,, “YOK KITA HAPPY…! JEN TONET TONET JEN TONET TONET” jawab seorang diantara kami. hahahah saking senangnya, kami tak menyadari perut yang mulai keroncongan. Tapi yang paling kerennya makanan kami datang seketika. Sebelum makan, kami berdo'a. "SELAMAT MENIKMATI" sorak kami .

“Huh,, kesel banget masak toilet disini gak ada air sih!!! rempong deh”, gerutu semua santri putri. sebelum ada intruksi dari pembina kami, ternyata lewat seorang turis dan kami berkata “TAKE PICTURE PLEASE”, hahaha kami pun berkodak berjamaah, narsis abizzz. setelah mendapat toilet yang bersih dan banyak air kami pun menunaikan sholat berjamaah.
dan setelah sholat kami pun menuju air terjun yang memancing adrenalin, sebagian dari kami mengikuti ajang tersebut. Yang lucunya ketika masih bersiap-siap ada yang penuh percaya diri akan mengikutinya, tapi apa boleh buat tiba waktunya, semua yang mengikuti, nyalinya langsung menciut, ada yang gak nyampe-nyampe, bahkan ada yang teriak untuk melepas rasa ketakutan akan ketinggian.

Setelah menikmati alam lembah harau kami pun akhirnya merasa lelah,, sebelum kami balik ke mobil kami berfoto bersama.

Di Bukittinggi dan Kembali ke Pesantren Hamka

Pukul 16.00 kami menuju Bukittinggi, di perjalanan kami sangat menikmati indahnya alam. Tanpa kami sadari, kami tiba juga di Bukittinggi, sebelum kami turun dari mobil semua santri putri bersorak riang “HOREEE!!!, akhirnya kita sampai juga”.

Mobil yang kami tumpang mendarat di parkiran, kami semua disuruh berkumpul untuk diberi pengarahan dan instruksi dari Ustadz Indra (Kepala Asrama). Setelah ustadz Indra memberi pengarahan dan instruksi, kami langsung saja meluncur ke "Jam Gadang". Di "Jam Gadang" ini kami diberi waktu hingga adzan magrib untuk berpencar mencari kebutuhan masing-masing, ada yang membeli baju, sandal, ada pula yang berselfi riya,. Tanpa disadari adzan dengan indahnya bekumandang, kami semua bergegas menuju ke masjid Raya Bukittinggi. Selesai shalat kami disuruh kembali ke "Jam Gadang" untuk makan malam yang telah disediakan. Selesai makan, pembina dari kontingen masing-masing memberi tahu kami bahwa jam 20:00 harus berkumpul kembali ditempat parkiran mobil. 

Setelah briefing, masing-masing kami kembali berpencar untuk membeli keperluan yang belum sempat kami beli. Waktu yang diberi terasa begitu singkat, membuat kami sangat terburu-buru dalam melakukan segala aktivitas.

Huuhh, pukul 20:00 tiba kami diberitahu al-akh untuk kembali ke parkiran, padahal kami semua sebenarnya masih ingin belama-lama disini. Ahh tapi apa boleh buat. Di tengah perjalanan menuju parkiran hujan pun turun begitu deras sehingga membasahi baju kami. Setiba di parkiran kami segera memasuki mobil sebelum hujan membasahi seluruh badan kami. Tanpa menunggu lama mobil pun langsung meluncur pulang. Tak lama mobil berjalan kami tertidur dan kami tidak menyadari bahwa kami telah tiba.

and the last, back to uor dormitory (pulang)
"And the last, back to our dormitory" sorak kami bersamaan, tidak terlalu banyak cerita saat kami pulang. karena kami habiskan dengan tidur, setelah lelah mengitari Lembah Harau dan Bukittinggi. Sesampai di asrama, hujan sangat lebat mengguyur bumi. ah. menambah nyenyaknya tidur malam itu, 'good night' :) .

Koleksi Foto Wisata Pramuka Pesantren Hamka ke Lembah Harau

See you again,-

Penulis: Yarmis, Santriwati Kelas 11 IPA Pesantren Hamka

Tinggalkan Komentar